Selasa, 27 April 2010

Teknik Dasar Fotografi Digital : Shutter Speed
Fotografi digital memudahkan kita memahami dunia fotografi, hasil jepretan langsung bisa di review melalui jendela LCD, sehingga kita bisa mengevaluasi hasil jepretan, karena data teknis yg berkaitan dengan Jepretan tadi terlihat dan terekam, berbeda dengan Fotografi Konvensional, dimana kita harus mencetaknya dulu baru dapat melihat, me-review dan mengevaluasi hasil jeperetan, data teknis-nya pun kita harus mencatatnya terlebih dahulu, sehingga butuh banyak biaya dan waktu yg terbuang untuk bisa memperbaiki kemampuan fotografi kita
Seni Fotografi digital bisa diibaratkan sebagai melukis dengan cahaya, dalam hal ini kamera dan Lensa yang menggantikan peran kuas dan cat. Ada dua hal yg memegang peranan terpenting dalam kamera dan lensa, yaitu Shutter Speed dan Aperture
Shutter Speed adalah lamanya waktu yg diperlukan untuk menyinari sensor CMOS ato CCD pada kamera digital, dan Film pada kamera konvensional. Pada Kemera tertera angka-angka 250,125,60,30,15 dst. Ini berarti lamanya penyinaran adalah 1/250 detik, 1/125 detik, 1/60 detik, dst.
Semakin besar angkanya berarti semakin cepat waktu yg digunakan, hal ini akan menciptakan efek diam (freeze), misalnya kita akan memotret objek yg sedang bergerak, misal mobil, dengan efek diam, kita memerlukan setidaknya shutter speed diatas 1/125 detik
Sebaliknya bila kita akan memotret objek tersebut dengan efek bergerak, maka dibutuhkan shutter speed kurang dari 1/125 detik, sebaiknya dilakukan dengan cara mengikuti arah gerak objek, hal ini disebut teknik panning,
Dua hal diatas tergantung juga dari kecepatan objek tersebut bergerak, semakin cepat objek bergerak, berarti semakin tinggi shutter speed yg dibutuhkan agar memperoleh efek diam atau bergerak yang kita inginkan, Perlu diperhatikan, semakin rendah shutter speed, akan mengakibatkan semakin besar juga kemungkinan terjadinya camera shaking, yg akan mengakibatkan hasil jepretan menjadi goyang dan tidak tajam
Agar aman, gunakan shutter speed diatas 30 atau 1/30 detik, kalo memang menginginkan shutter speed lebih rendah, misal 1/15 detik, 1/8 detik ato yg lebih rendah, gunakan gunakan penyangga ato tripod
museum SMBII Palembang.............................................

hasil potret pada selasa, 23-03-10

expresi anak sekolah pada saat kelulusan kemarin tgl 26,gambar ini di dapat kemarin sore bertempat di seputaran jalan jakabaring palembang.................

Selasa, 20 April 2010

suasana peletaran rumah dinas wali kota palembang / kambang iwak setiap minggu pagi pasti akan selalu ramai dengan bermacam orang yang ingin berolah raga atau pun berjalan santai bersama orang terdekat atau juga bersama keluarga.................................
mw sehat ikut nich yg bgini........

gemezzzzzzzzzzzzzzz gy ap????????

Waduhhhhhhhhhhh........................ne anak-anak gemez pada kebasahan bgini ya????????
tp gpp ne foto qta waktu hunting foto anak sekolah di kambang iwak palembang.......
walaw basah basah bgini tapi rasa kebersamaan tetap ada,,tanpa ada yang komplain sdikit pun N gak pnah ngeluh.
tapi sayangnya gemezzz comunity gk bisa kumpul semua dengan lengkap........

tek.siluet dlm fotografi

salah satu contoh gambar yang dapat saya ambil menggunakan teknik siluet,gambar ini di ambil jam 17.30 berlokasi di dermaga pertamina plaju palembang.................................
rata-rata mengambil gambar seperti ini memang baik dilakukan pada sore hari dimana cuaca juga harus sangat mendukung.

Selasa, 06 April 2010

cuma humor


Seorang nenek yang nyebrang jalan hampir ketabrak motor.
Pengendara motor marah : "Nenek bego! Nyebrang jalan gak
liat2!"
Nenek sewot : "Lo yg bego!! Nabrak nenek-nenek aja gak
kena..!!"